
ASI Booster merupakan sebuah metode atau produk yang bisa membantu meningkatkan produksi ASI saat sedang menyusui. Metode ini dapat berupa pijatan, perubahan pola makan, suplemen dan juga konsumsi makanan.
Meskipun metode ini cukup ampuh untuk membuat produksi ASI meningkat tapi harus menggunakan metode ini dengan benar agar tidak mengalami dampak negatif dari penggunaan metode ini. Untuk yang belum mengetahui bagaimana cara penggunaannya sebaiknya baca ulasan berikut ini.
Tata Cara Menggunakan ASI Booster
Metode ini biasanya digunakan ibu menyusui yang produksi ASI-nya tidak terlalu banyak. Ada beberapa metode yang bisa digunakan dan salah satunya adalah menggunakan suplemen. Kalau ibu menyusui ingin mengkonsumsi suplemen yang meningkatkan air susu sebaiknya pilih suplemen yang aman dikonsumsi. Untuk bisa memperoleh suplemen yang tepat maka ibu menyusui bisa mengkonsultasikan dengan bidan atau dokter kandungan.
Saat mengkonsumsi suplemen juga perlu memperhatikan kadar suplemen jangan sampai melebihi kadar yang diperbolehkan dokter atau harus disesuaikan dengan tata cara penggunaan yang ada di kemasan produk. Kalau merasa ASI sudah cukup banyak sebaiknya berhenti dulu mengonsumsi suplemen dan lanjutkan lagi apabila produksi ASI sudah menurun.
Jenis-Jenis Makanan Untuk Meningkatkan ASI

Produksi ASI bisa meningkat bukan hanya dengan mengonsumsi suplemen saja tetapi ada cara yang jauh lebih aman dan alami itu dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan yang mengandung banyak nutrisi. Contoh jenis makanan yang sudah terbukti mampu meningkatkan ASI bisa dilihat selengkapnya berikut ini.
Sayur Bayam
Sayuran berdaun hijau seperti bayam merupakan jenis sayuran yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu hamil. Sayur ini bisa memberikan banyak sekali manfaat untuk ibu menyusui karena memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Kandungan zat besi ini sangat baik dikonsumsi ibu menyusui terutama untuk ibu yang mengalami pendarahan saat melahirkan.
Zat besi sangat dibutuhkan karena zat ini bisa meningkatkan persediaan oksigen di dalam jaringan tubuh termasuk yang ada di kelenjar penghasil air susu. Kalau kebutuhan zat besi ini sudah tercukupi maka produksi ASI bisa menjadi lebih maksimal.
Lihat juga : Cara Agar Hidup Sehat Melalui Media Sosial
Chickpea
Mungkin belum banyak ibu menyusui yang mengenal makanan ini, jenis makanan ini juga bisa dijadikan sebagai makanan peningkat ASI. Kalau di Indonesia makanan ini lebih dikenal dengan nama kacang arab. Jenis kacang ini memiliki kandungan fitoestrogen yang bisa merangsang produksi air susu.
Jika selama menyusui mengkonsumsi kacang arab maka produksi ASI bisa terus meningkat. Tapi perlu memperhatikan jumlah kacang yang dikonsumsi jangan sampai berlebihan karena yang berlebihan tidak selalu bagus untuk kesehatan tubuh.
Almond
Almond juga termasuk jenis kacang-kacangan yang baik untuk ibu menyusui. Almond termasuk dalam jenis makanan ASI Booster dikarenakan almond mempunyai kandungan asam lemak esensial yang sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui. Kacang ini juga memiliki kandungan protein, kalsium, vitamin E, zat besi dan juga zinc yang bisa meningkatkan jumlah ASI.
Mengkonsumsi kacang almond secara rutin juga bisa meningkatkan kualitas ASI yang diproduksi. Jadi kalau ingin ASI-nya banyak dan kualitasnya bagus bisa mencoba makan almond secara rutin setiap harinya.
Beras Merah
Beras merah juga merupakan salah satu makanan yang baik dikonsumsi ibu menyusui karena kandungan nutrisi yang ada di beras merah dipercaya mampu mendukung kerja hormon yang bertugas memproduksi ASI.
Beras merah juga mempunyai kandungan serat cukup tinggi yang bisa menghambat gangguan kesehatan pada sistem pencernaan yang sering dialami ibu menyusui. Selain itu, ibu menyusui yang ingin menurunkan berat badan juga bisa menggunakan beras merah sebagai makanan pengganti beras putih.
Oat
Jenis makanan yang satu ini memiliki kandungan nutrisi yang bisa meningkatkan jumlah ASI, contoh kandungan nutrisi yang ada di oat adalah vitamin B, kalsium dan juga zat besi. Mengonsumsi makanan ini secara rutin bisa mengurangi depresi dan kecemasan yang kadang dialami ibu-ibu menyusui. Jadi kalau merasa produksi ASI menurun dikarenakan sedang depresi atau stress maka bisa langsung mengkonsumsi makanan ini dengan rutin sampai stress atau depresi hilang.
Bawang Putih
Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang memiliki banyak sekali manfaat. Bumbu dapur yang satu ini bukan hanya bisa membuat makanan terasa enak tetapi juga bisa memberikan manfaat untuk ibu-ibu yang sedang menyusui.
Bawang putih tidak secara langsung meningkatkan ASI karena fungsi bawang putih ini hanya mengubah rasa dan aroma ASI saja. Setelah makan bawang putih biasanya aroma ASI lebih menyengat dan membuat bayi menyusu lebih lama. Kalau bayi bisa menyusu cukup lama pastinya ASI yang keluar akan lebih banyak.
Fenugreek
Makanan yang terakhir ini sering disebut dengan nama biji klabet yang merupakan makanan pelancar ASI alami yang aman dikonsumsi. Produksi ASI akan meningkat dalam waktu 24 sampai 72 jam setelah mengkonsumsi jenis makanan ini.
Khasiat makanan ini bukan hanya meningkatkan ASI saja tetapi juga bisa digunakan untuk mengatasi sakit tenggorokan, batuk, diabetes dan juga nyeri haid. Agar bisa merasakan manfaat dari makanan ini maka perlu mengkonsumsi dalam porsi yang tepat.
Cara Jitu Merangsang ASI
Selain menggunakan metode-metode yang sudah disebutkan di atas tadi ternyata ada juga cara lainnya yang bisa digunakan untuk merangsang produksi ASI. Cara yang pertama adalah menyusui bayi secara langsung dari payudara. Saat bayi menghisap payudara akan merangsang kelenjar hipofisis yang ada di otak untuk menghasilkan hormon prolaktin yang merupakan hormon penghasil ASI.
Hormon ini akan masuk ke dalam peredaran darah lalu ke bagian payudara yang nantinya akan memicu sel sekretori alveoli untuk memproduksi ASI. Cara yang kedua adalah memijat tulang belakang. Kalau cara sebelumnya bisa merangsang hormon prolaktin maka cara ini bisa merangsang hormon oksitosin yang juga termasuk hormon penghasil air susu.
Hormon ini bisa ditingkatkan produksinya dengan cara memijat bagian tulang belakang ibu menyusui. Pijatan ini bisa membuat ibu merasa rileks dan bisa menghasilkan hormon oksitosin dalam jumlah yang cukup banyak. Agar lebih banyak lagi ASI yang diproduksi sebaiknya diimbangi dengan mengonsumsi makanan atau suplemen ASI Booster.
















